Wujudkan Jakarta Utara Ramah Anak, Kader PATBM Asah Kompetensi Lewat Bimtek - WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

Harian Umum Berita Indonesia


 

Breaking

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, Juni 19, 2026

Wujudkan Jakarta Utara Ramah Anak, Kader PATBM Asah Kompetensi Lewat Bimtek


Jakarta

(Wartanasionalraya.com) - Komitmen mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak terus diperkuat. Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) tingkat kota di Hotel Kampi Sunter, Jumat (19/06/2026).


Sebanyak 40 kader PATBM dari 10 kelurahan di Jakarta Utara mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani berbagai masalah yang mengancam hak-hak anak.


Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Anita Permata Sari, menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, anak adalah aset bangsa yang harus dipastikan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan, eksploitasi, maupun diskriminasi.


“Peran kader PATBM sangat penting sebagai mata dan telinga pemerintah di tengah masyarakat. Mereka menjadi garda terdepan dalam mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang dialami anak hingga ke tingkat RT dan RW,” tegasnya.


Anita menjelaskan, terdapat tiga prinsip utama yang harus dipegang kader PATBM, yakni peduli terhadap setiap indikasi pelanggaran hak anak, membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta memperkuat kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, mulai dari aparat penegak hukum, puskesmas, hingga Suku Dinas Sosial.


Ia juga mengapresiasi dedikasi para kader PATBM yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti PKK, dasawisma, hingga jumantik, yang selama ini aktif mendampingi dan melindungi anak-anak di lingkungan masing-masing.


Sementara itu, Area Program Manager Wahana Visi Indonesia (WVI) Wilayah Jakarta, Asih Silawati, menyampaikan bahwa pertemuan telah terjadi dengan berbagai pemangku kepentingan di Jakarta Utara selama 15 tahun untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak.


Menurutnya, WVI juga memulai komitmen baru di Kecamatan Cilincing hingga tahun 2035 yang fokus pada empat kelurahan dengan berbagai tantangan sosial, seperti stunting, kekerasan terhadap anak, dan tawuran. “Kami berharap bimbingan teknis ini mampu menghasilkan aksi nyata yang semakin solid sehingga Jakarta Utara benar-benar menjadi kota yang layak, aman, dan ramah bagi seluruh anak,” katanya.


Menanganggapi hal itu, Kasudin PPAPP Kota Administrasi Jakarta Utara, Agung Meidya Gutama, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kompetensi kader PATBM agar mampu menjawab tantangan perlindungan anak yang semakin kompleks di era modern.


Dalam bimtek tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai alur penanganan kasus kekerasan terhadap anak, strategi pencegahan, serta penguatan koordinasi lintas sektor dari narasumber Dinas PPAPP DKI Jakarta, Polres Metro Jakarta Utara, dan psikolog. 


“Kader PATBM telah bekerja langsung di tengah masyarakat. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan sesuai dengan pedoman dan regulasi yang berlaku, sehingga perlindungan anak dapat berjalan semakin optimal,” tutupnya.



(Hamron/Red. WNR)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Page