Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Kemenhub dan BRIN RI Dorong SBNP Berbasis Digital Melalui Smart Buoy - WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

Harian Umum Berita Indonesia

PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL


 

-----------


 


 

 


Breaking

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, Februari 14, 2026

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Kemenhub dan BRIN RI Dorong SBNP Berbasis Digital Melalui Smart Buoy


Cilacap

(Wartanasionalraya.com) Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan terobosan dalam memodernisasi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) guna menjamin keselamatan pelayaran dan kelancaran logistik nasional. 


Hal ini diperkuat dengan kolaborasi strategis antara Ditjen Perhubungan Laut dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI untuk mengimplementasikan teknologi Smart Buoy (Pelampung Suar Cerdas) di Alur Pelayaran strategis Tanjung Intan Cilacap, Jumat (13/02/2026).


Pada kesempatan tersebut, Direktur Kenavigasian, Hernadi Tri Cahyanto, mengatakan wilayah ini dipilih karena peran vitalnya sebagai simpul logistik regional dan jalur utama distribusi energi, mengingat Cilacap merupakan rumah bagi kilang minyak terbesar di Indonesia.


"Sinergi antara sektor riset dan operasional adalah kunci menjawab tantangan keselamatan pelayaran yang kian kompleks. Dengan teknologi Smart Buoy, kita tidak hanya memantau posisi, tetapi mendapatkan data real-time mengenai keandalan SBNP. Jika ada gangguan atau pergeseran posisi, sistem akan memberikan notifikasi seketika sehingga penanganan bisa lebih cepat dan akurat," ungkap Hernadi.


Inisiatif di Distrik Navigasi Tanjung Intan Cilacap ini, lanjut Hernadi, diharapkan akan menjadi percontohan nasional dalam pengembangan SBNP berbasis teknologi di 25 Distrik Navigasi lainnya yang mengelola total 5.468 unit SBNP di seluruh Indonesia. 


“Digitalisasi SBNP memungkinkan pemeliharaan yang lebih terukur dan mengurangi risiko kecelakaan kapal di alur sempit yang dapat mengganggu distribusi energi nasional,” jelasnya.


Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menekankan bahwa pengembangan Smart Buoy ini sejalan dengan agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat sektor maritim, mendorong transformasi digital, serta memperkokoh ketahanan energi nasional. 


“Melalui sistem monitoring berbasis real-time dan data presisi, keselamatan alur pelayaran di wilayah strategis seperti Alur Tanjung Intan Cilacap yang merupakan kawasan objek vital energi nasional dapat terjamin secara lebih akurat, responsif, dan terintegrasi,” tutur Arif.


Sebagai informasi, Alur Pelayaran Tanjung Intan Cilacap melayani lalu lintas Kapal Tanker menuju Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap yang memiliki kapasitas produksi 348.000 barel per hari. Gangguan pada navigasi di jalur ini berpotensi menghambat stabilitas ekonomi nasional.


Dalam kesempatan tersebut, dilakukan peninjauan langsung terhadap unit Smart Buoy Nomor 19 serta demonstrasi sistem monitoring digital yang menampilkan performa lampu dan sensor Pelampung Suar secara terintegrasi. 


Momentum ini juga ditandai dengan penyerahan Piagam Penghargaan atas Kolaborasi Riset dan Inovasi dalam pengembangan fitur Smart Buoy pada Pelampung Suar (Redesign) berdiameter 2,5 meter. Penghargaan ini menjadi simbol sinergi antara sektor riset dan sektor operasional dalam menghadirkan inovasi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi keselamatan pelayaran serta ketahanan energi nasional.



(Hamron/Red. WNR)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Page