Kisah Inspiratif, Tujuh Anak Menyisihkan Uang Jajan untuk Berkurban - WARTA NASIONAL RAYA | HARIAN BERITA UMUM INDONESIA

WARTA NASIONAL RAYA | HARIAN BERITA UMUM INDONESIA

Harian Berita Umum Indonesia


 

-----


=====

Breaking

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, Juli 21, 2019

Kisah Inspiratif, Tujuh Anak Menyisihkan Uang Jajan untuk Berkurban

Tujuh anak yang menyisihkan uang jajannya untuk menjalani ibadah kurban. Foto: Suara.
Bogor - Tak terasa Hari Raya Idul Adha tinggal menghitung hari lagi. Di berbagai daerah sudah banyak penjual hewan kurban.

Untuk melaksanakan ibadah kurban, tidak semua orang mampu dan mau. Masih ada sebagian ummat Islam yang berkecukupan, namun untuk berkurban seekor kambing atau sapi pun sulit. Ada saja kendala yang menjadikan mereka belum berkorban.

Meskipun itu menjadi semacam realita di masyarakat, namun ternyata ada orang dengan niat yang kuat ingin beribadah kurban. Apalagi itu anak-anak. Sungguh menginspirasi.

Ada 7 anak warga Kampung Arido, RT 01 RW 05, Kelurahan Cibogor, Bogor Tengah, Kota Bogor yang menabung bersama untuk membeli sapi kurban. Ketujuh bocah tersebut yakni, Abu Bakar (13), Zhilal (11), Sauqi (11), Fauzan (11), Sukatma (12), Zalfa (12) dan Yudi (18).

Niat tulus dan ikhlas mereka itu sudah dimulai sejak 10 bulan lalu dengan menyisihkan sebagian dari uang jajan sekolah mereka setiap hari.

Anak-anak yang duduk di bangku SD dan SMP itu mengaku juga sering menyisihkan uang dari bayaran dirinya dan teman-temannya sebagai grup marawis. Meski harus kehilangan sebagian uang jajannya, mereka tetap berniat menabung untuk wujudkanya keinginannya itu.

"Enggak kok, aku enggak kepingin kayak anak-anak yang lain buat beli barang ini itu. Aku cuma mau beli sapi kurban sama temen-temen," ucap salah satu dari mereka, Abu Bakar.

Setelah uang terkumpul, mencari harga sapi dari pedagang yang sesuai dengan tabungan mereka. Alhasil, mereka mendapatkan seekor sapi dari salah satu pedagang di daerah Dramaga, Kabupaten Bogor seharga Rp 19.500.000.

Mereka pun senang bisa berbagi dengan sesama lewat ibadah kurban. Kisah inspiratif mereka ini viral setelah pedagang hewan kurban mengunggahnya di media sosial.

Bercermin dari mereka bertujuh, apakah kita tak malu bila berkemampuan namun tidak menjalankan ibadah kurban?

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Page