Wakil Wali Kota Jakarta Utara Hadiri Seminar "Jakarta Kota Pelabuhan", Bang Foke Tekankan Pentingnya Mengingat Jati Diri Jakarta sebagai Kota Pelabuhan - WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

Harian Umum Berita Indonesia

PT Pelindo Sinergi Lokaseva


 


 

 


Breaking

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, Juli 12, 2026

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Hadiri Seminar "Jakarta Kota Pelabuhan", Bang Foke Tekankan Pentingnya Mengingat Jati Diri Jakarta sebagai Kota Pelabuhan


Jakarta

(Wartanasionalraya.com) - Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan menghadiri Seminar "Jakarta Kota Pelabuhan" yang diselenggarakan Forum Masyarakat Kota Pelabuhan Jakarta Utara dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. 


Acara tersebut juga menghadirkan Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, serta menghadirkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Bang Foke) sebagai narasumber utama.


Dalam orasi inspiratifnya, Bang Foke mengajak seluruh peserta untuk kembali mengingat sejarah Jakarta yang tumbuh dan berkembang berkat kekuatan pelabuhannya. Menurutnya, identitas tersebut harus terus dijaga sebagai pijakan dalam merancang pembangunan Jakarta ke depan.


"Jakarta lahir dan besar sebagai kota pelabuhan. Oleh karena itu, pembangunan Jakarta tidak boleh menghilangkan akar sejarahnya sebagai gerbang perdagangan dan pusat aktivitas maritim yang memiliki peran strategis bagi Indonesia," ujar Bang Foke, di Hotel RumaBatavia, Koja, Jakarta Utara, Jumat (10/07/2026).


Ia juga menekankan bahwa kawasan pelabuhan, khususnya Tanjung Priok, memiliki hal yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sehingga memerlukan tata kelola yang adaptif serta didukung inovasi yang berkelanjutan.


Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan menyampaikan gagasan strategi yang disampaikan Bang Foke semakin mempertegas pentingnya posisi Tanjung Priok sebagai kawasan strategis yang memiliki peran vital bagi Jakarta maupun Indonesia. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan memerlukan semangat inovasi dan kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, efektif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.


“Tanjung Priok bukan sekadar wilayah administratif, tetapi merupakan jantung perekonomian dan gerbang utama Indonesia. Oleh karena itu, kita harus terus menghadirkan berbagai inovasi dalam tata kelola perkotaan yang tangguh, efisien, dan mampu menjawab tantangan zaman, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Melalui momentum HUT ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan identitas Jakarta sebagai kota pelabuhan terus menjadi landasan dalam mewujudkan Jakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing, khususnya di kawasan Tanjung Priok sebagai simpul utama perekonomian nasional.



(Hamron/Red. WNR)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Page