Afternoon Tea Talkshow "Sebuah Legacy" Kenang 100 Tahun Rahmi Hatta, Wariskan Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda - WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

WARTA NASIONAL RAYA | Harian Umum Berita Indonesia

Harian Umum Berita Indonesia


 

Breaking

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, Juli 01, 2026

Afternoon Tea Talkshow "Sebuah Legacy" Kenang 100 Tahun Rahmi Hatta, Wariskan Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda

Jakarta

(Wartanasionalraya.com) — Yayasan Meutia Hatta menggelar Afternoon Tea Talkshow bertajuk "Sebuah Legacy" dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta (1926–2026) di Ruang Serbaguna Lantai 4 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (01/07/2026).


Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan hidup dan warisan nilai-nilai Rahmi Hatta sebagai istri Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta. Acara dikemas melalui perpaduan talkshow, peragaan busana, dan sajian kuliner favorit Rahmi Hatta semasa hidup.


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, yang membuka acara menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Meutia Hatta, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.


Menurut Arifatul, peringatan satu abad kelahiran Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskannya kepada bangsa.


"Peringatan satu abad kelahiran Ibu Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada bangsa Indonesia," ujarnya.


Ia menilai Rahmi Hatta merupakan sosok perempuan Indonesia yang memberikan kontribusi besar melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai pendamping Mohammad Hatta, Rahmi menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan bangsa melalui kebijaksanaan, integritas, dan pengabdian.


Arifatul mengatakan warisan terbesar Rahmi Hatta bukan hanya catatan sejarah, melainkan nilai-nilai yang tetap relevan hingga kini, seperti integritas, kesederhanaan, semangat belajar sepanjang hayat, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepedulian terhadap sesama.


Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, terutama dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat kualitas keluarga, memberdayakan perempuan, melindungi anak, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.


"Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk perempuan dan anak," katanya.


Ia menambahkan, Kementerian PPPA terus mendorong pengarusutamaan gender dan pengarusutamaan hak anak agar setiap kebijakan, program, maupun anggaran pembangunan benar-benar responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.


"Melalui pendekatan ini kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berjalan sendiri-sendiri, tetapi dibangun melalui kolaborasi dan sinergi," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Yayasan Meutia Hatta, Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, mengatakan peringatan 100 tahun Rahmi Hatta bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai kesederhanaan, keteguhan, dan pengabdian yang diwariskan kepada generasi penerus.


"Kita ingin generasi muda mengenal Rahmi Hatta bukan hanya sebagai istri Bung Hatta, tetapi sebagai perempuan Indonesia yang memiliki keteladanan, integritas, dan dedikasi bagi keluarga maupun bangsa," kata Meutia.


Meutia juga menekankan pentingnya nilai-nilai yang diwariskan Rahmi Hatta, termasuk semangat kebersamaan yang tercermin dalam pemikiran Bung Hatta mengenai koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.


Menurutnya, Rahmi Hatta selalu mendukung perjuangan dan gagasan Bung Hatta yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, khususnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan keadilan sosial yang menjadi fondasi koperasi di Indonesia.


Selain talkshow, kegiatan juga menghadirkan Fashion Show "Legacy of Rahmi Hatta" yang menampilkan koleksi busana terinspirasi dari gaya berpakaian Rahmi Hatta. Peragaan tersebut mengangkat interpretasi fesyen modern dengan tetap mempertahankan unsur warisan budaya Indonesia.


Diskusi menghadirkan Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, Dr. Dewi Motik, M.A., M.Si., dan Prilly Latuconsina, S.I.Kom. Ketiganya mengulas sejarah, nilai-nilai, dan perjalanan hidup Rahmi Hatta yang dinilai tetap relevan sebagai inspirasi bagi perempuan Indonesia masa kini.


Talkshow dipandu oleh Berliana Permata Sari, Putri Indonesia 2018, dalam suasana hangat melalui konsep afternoon tea yang dilengkapi sajian kudapan favorit Rahmi Hatta.


Acara turut dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional RI Suharyanto, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Dr. Arwah Amruwani, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Erick Lombun, Wakil Ketua MPR RI periode 2009–2014 Melani Leimena Suharli, Menteri Kesehatan RI periode 2004–2009 Siti Fadilah Supari, para tokoh perempuan, akademisi, serta tamu undangan lainnya.


Melalui peringatan 100 tahun kelahiran Rahmi Hatta, Yayasan Meutia Hatta berharap warisan pemikiran, keteladanan, dan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan Rahmi Hatta dapat terus hidup serta menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.


Pada kesempatan ini, juga ketua pelaksana Fajrin Saadi yang ditemani Wiwik Mahdayani, Knowledge Partner Desma Center, mengungkapkan akan banyak melibat orang baik dari seniman, selebritas hingga tokoh-tokoh wanita Indonesia. 


"Hari ini adalah rangkaian acara dari Haul Satu Abad Ibu Rahmi Hatta yang acara puncaknya akan digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, pada 5 September 2026 yang digelar oleh Yayasan Meutia Hatta," terang Wiwik.


Selain Pagelaran Seni yang di dalamnya ada Fashion Show, Seni Peran, Pembacaan Puisi yang mengisahkan Ibu Rahmi Hatta dari Gadis hingga menjadi pendamping Wakil Presiden Pertama Dr. Drs. Muhammad Hatta (Bung Hatta sang Proklmator RI).


"Selain kemeriahan satu Abad Ibu Rahmi Hatta juga akan dimeriahkan dengan gelaran Nikahan Massal, Bazzar UMKM Produk halal yang bekerjasama dengan beberapa kementerian, hingga donor darah. Acara puncak juga akan melibatkan ribuan orang undangan, baik tokoh wanita nasional hingga selebritas Indonesia," pungkas Fajrin. 



(Hamron/Red. WNR)

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Page