Jakarta
(Wartanasionalraya.com) - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menegaskan komitmennya menjadi institusi pendidikan maritim berkelas dunia dalam peringatan dies natalis ke-69 yang dirangkaikan dengan simposium bertema “STIP as World Class Maritime Institute” di Auditorium Nusantara STIP, Jumat (27/02/2026).
Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyatakan bahwa transformasi STIP menuju world class maritime institute akan memberikan dampak luas, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga industri, pemerintah, dan masyarakat. “Kolaborasi ini diharapkan membuka akses pendidikan maritim yang lebih luas bagi generasi muda Jakarta sehingga mampu mencetak SDM unggul yang berdaya saing global,” tegasnya.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, lanjutnya, mendukung penguatan kolaborasi dengan STIP, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi warga Jakarta yang berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu.
Peringatan dies natalis ke-69 menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran STIP sebagai institusi pendidikan maritim berkelas dunia. Rangkaian kegiatan dies natalis kali ini meliputi penyerahan beasiswa pendidikan serta peluncuran buku karya dosen sebagai wujud penguatan budaya akademik dan inovasi pendidikan maritim.
Sementara itu, Ketua STIP Jakarta, Tri Cahyadi, menjelaskan, rangkaian dies natalis tahun ini berfokus pada pengabdian kepada masyarakat, inovasi akademik, dan penguatan internasionalisasi.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat, dan potensi civitas akademika serta generasi muda di bidang akademik, teknologi, dan kreativitas kemudian meningkatkan kolaborasi antara STIP dengan mitra eksternal, institusi pendidikan, dan masyarakat luas.
Selanjutnya, menunjukkan implementasi transformasi pendidikan maritim berbasis inovasi dan teknologi serta memperkuat citra STIP sebagai institusi maritim yang adaptif, inovatif, dan berorientasi masa depan.
“Dies natalis ke-69 juga menjadi momentum konsolidasi capaian strategis yang selaras dengan roadmap internasionalisasi STIP periode 2024–2027,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Suharto, menegaskan bahwa STIP berada pada jalur yang tepat menuju pengakuan internasional. "STIP tidak hanya meraih akreditasi unggul, tetapi juga akreditasi internasional serta terus memperluas jejaring global. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan agar dapat diterima di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.
Komitmen menuju World Class Maritime Institute menjadi simbol dalam memperkuat transformasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas kolaborasi global. Melalui langkah tersebut, STIP diharapkan mampu melahirkan generasi pelaut dan profesional maritim yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di kancah internasional.
(Hamron/Red. WNR)
































































Tidak ada komentar:
Posting Komentar